TSAiBUz9GfG8TfOpGfWpBUO5Ti==
Light Dark
Wujudkan Kemandirian Pertanian, PT NK Optimis Proyek Irigasi Beri Dampak Positif untuk Petani

Wujudkan Kemandirian Pertanian, PT NK Optimis Proyek Irigasi Beri Dampak Positif untuk Petani

Daftar Isi
×
Wujudkan Kemandirian Pertanian, PT NK Optimis Proyek Irigasi Beri Dampak Positif untuk Petani di Sulawesi Tengah 


Wujudkan Kemandirian Pertanian, PT NK Optimis Proyek Irigasi Beri Dampak Positif untuk Petani

PALU - Balai Wilayah Sungai Sulawesi III Palu melalui pelaksana kegiatan proyek Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah di provinsi Sulawesi Tengah berjalan sesuai jadwal dan diyakini akan segera tuntas pada akhir bulan ini.
Proyek Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah di BWS Sulawesi III 2025, Lokasi Kecamatan Palolo 

Meski mengalami perpanjangan waktu hingga Januari 2026, pihak pelaksana PT Nindya Karya optimis proyek tersebut akan secepatnya rampung akhir bulan ini. Demikian disampaikan SEM Komang Tugeh pihak Nindya Karya kepada media ini 26/01/2026.

Senada juga disampaikan oleh PPK Irigasi dan Rawa II Bayu Dirgantara, ST. Proyek Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah melalui program Inpres nomor 2 tahun 2025 terus berjalan hingga selesai.
Peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi oleh PT Nindya Karya di Kabupaten Poso selesai

Menurutnya, proyek yang tersebar di 7 kabupaten di provinsi Sulawesi Tengah itu diharapkan dapat memberi dampak positif bagi petani di sejumlah wilayah yang menerima manfaat pembangunan.

" Terhitung sejak 26 Januari 2026 progres fisik telah menyentuh angka 99 %, selebihnya tinggal perapihan "

Diketahui, peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi memberikan dampak signifikan terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan petani. Manfaat utamanya meliputi peningkatan efisiensi distribusi air, peningkatan produktivitas hasil panen, dan ketahanan terhadap perubahan iklim. 

Berikut adalah rincian manfaat peningkatan jaringan irigasi

Optimalisasi Distribusi Air: Perbaikan saluran irigasi (khususnya tingkat tersier) membuat aliran air ke lahan sawah menjadi lebih lancar, merata, dan efisien.
Meningkatkan Produktivitas dan Hasil Panen: Suplai air yang konsisten dan memadai membantu tanaman tumbuh maksimal, sehingga meningkatkan hasil produksi panen.

Mendukung Ketahanan Pangan: Dengan irigasi yang lebih baik, petani dapat melakukan pola tanam yang lebih intensif (misalnya dari satu kali tanam menjadi dua atau tiga kali tanam dalam setahun).

Adaptasi terhadap Perubahan Iklim: Jaringan irigasi yang andal membantu petani menghadapi kekeringan (memastikan air tetap tersedia) dan mengurangi risiko banjir di musim hujan.
Proyek NK tuntas dan siap menyalurkan air ke petak sawah, lokasi Wera, Rarampadende dan Bobo Kabupaten Sigi 

Peningkatan Kesejahteraan Petani: Distribusi air yang adil mengurangi konflik antarpetani akibat perebutan air dan meningkatkan pendapatan mereka.

Penghematan Sumber Daya dan Biaya: Sistem irigasi yang lebih modern (misalnya irigasi berpintu atau tetes) mengurangi pemborosan air, menekan biaya operasional, dan mengurangi kebutuhan tenaga kerja manual.
PT Nindya Karya selesaikan pekerjaan proyek Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Kabupaten Buol

Peningkatan Kualitas Tanah: Irigasi yang baik membantu menjaga kelembaban tanah, mencegah salinisasi (kadar garam berlebih), dan mengurangi risiko kerusakan tanah. 
Peningkatan jaringan irigasi ini sangat krusial, terutama pada daerah pertanian yang mengandalkan pengairan teknis. (WAN.01)