![]() |
| Gambar di atas adalah pekerjaan saluran irigasi yang selesai dengan kualitas yang baik untuk mengairi air ke sawah petani, foto Istimewa |
Nindya Karya Selesaikan Proyek Saluran Irigasi di Sembilan Kabupaten di Sulteng Dengan Baik
![]() |
| Proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Balai Wilayah Sungai Sulawesi III Palu selesai sesuai jadwal pelaksanaan |
Humas PT Nindya Karya yang dihubungi mengatakan, proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Sembilan Kabupaten di Sulawesi Tengah telah selesai pelaksanaannya dan dikerjakan berdasarkan ketentuan.
Menurut Iwan, proyek ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut. Hal itu demi menjaga ketahanan pangan nasional.
Seperti pantauan Liputan Sulteng 31 Desember 2025 di beberapa titik pelaksanaan terlihat jelas saluran irigasi selesai dikerjakan dengan baik dan siap dialiri air ke lahan persawahan petani.
Proyek ini memberi manfaat besar bagi pengembangan sektor pertanian lebih optimal di masa yang akan datang.
![]() |
| Peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi oleh PT Nindya Karya selesai dengan hasil yang baik |
Sementara terpisah, Balai Wilayah Sungai Sulawesi III Palu melalui PPK Irigasi dan Rawa II Bayu Dirgantara ST menjelaskan proyek tersebut merupakan implementasi dari instruksi Presiden nomor 2btahun 2025 untuk mendukung ketahanan pangan.
Konstruksinya dilaksanakan oleh PT Nindya Karya dan tersebar di 9 kabupaten, saat ini pekerjaannya telah selesai sesuai jadwal pelaksanaan.
Dikatakannya, kedepan proyek saluran irigasi ini akan dialiri air demi memenuhi kebutuhan petani di wilayah tersebut.
Dari sisi konstruksi, peningkatan maupun rehabilitasi akan mampu mereduksi debit lebih lancar dan teratur.
Dari aspek pertanian, proyek ini akan mengairi ribuan hektare lahan dan meningkatkan indeks pertanaman di 9 kabupaten dengan pola tanam lebih meningkat dari tahun sebelumnya.
Tentu dengan terlaksananya inpres irigasi menjadi langkah konkret dalam mendukung visi pembangunan nasional, dan swasembada pangan lokal di Sulawesi Tengah. (WAN.01)


