TSAiBUz9GfG8TfOpGfWpBUO5Ti==
Light Dark
Dukung Kemandirian Pangan di Sulteng, Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi PT PP Rampung, Siap Dimanfaatkan

Dukung Kemandirian Pangan di Sulteng, Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi PT PP Rampung, Siap Dimanfaatkan

Daftar Isi
×
Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi yang dikerjakan PT Pembangunan Perumahan selesai, siap mengalirkan air ke lahan persawahan petani 




Dukung Kemandirian Pangan di Sulteng, Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi PT PP Rampung, Siap Dimanfaatkan 

PALU - Proyek Rehabilitasi D.I kewenangan daerah di provinsi Sulawesi Tengah yang tersebar di 21 Daerah Irigasi mencatatkan kinerja signifikan dan ditaksir akan segera termanfaatkan, dalam rangka mendukung kemandirian pertanian di Provinsi Sulawesi Tengah.
Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi dukung ketahanan pangan nasional di Sulawesi Tengah 

Meski mengalami perpanjangan waktu, namun hingga 26 Januari progres fisik telah mencapai 98 persen, tentu hal ini menjadi kabar baik bagi petani di 21 Daerah Irigasi yang akan menerima manfaat program Inpres Nomor 2 tahun 2025.

Capaian ini menjadi pematok semangat bagi petani bahwa proyek yang dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan (PT PP) berada dijalur yang tempat dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Dukung Asta Cita Pemerintah, PT Pembangunan Perumahan kerjakan proyek irigasi di Sulawesi Tengah 



Sebagaimana diketahui, air merupakan fondasi utama pangan, sehingga tanpa infrastruktur irigasi yang baik, sulit mencapai kemandirian pangan. Karena itu, kami mempercepat pelaksanaan Inpres No 2 Tahun 2025 untuk memastikan setiap tetes air memberi manfaat bagi petani dan produksi pangan nasional, terang Humas PT PP kepada media ini.

PT Pembangunan Perumahan menegaskan, proyek rehabilitasi Daerah Irigasi di Sulawesi Tengah bertujuan untuk memperkuat infrastruktur irigasi dalam rangka mendukung swasembada pangan sesuai Astacita Presiden Prabowo Subianto.


Proyek ini merupakan implementasi Inpres No. 2 Tahun 2025, Kementerian PU telah memberikan dukungan fasilitasi irigasi pada lokasi kegiatan Optimasi Lahan (Oplah) Kementerian Pertanian di Daerah Irigasi (DI) kewenangan daerah seluas 227 hektar dengan panjang penanganan yakni 3,068 km.

Dukungan ini berperan penting dalam meningkatkan intensitas tanam dan memperkuat masa tanam kedua (MT II) maupun ketiga (MT III) bagi petani.

" Saat ini progres fisik hampir 100 persen dan dipastikan akan segera rampung " jelasnya.

Disampaikannya, proyek ini juga menjadi salah satu portofolio PTPP yang berhasil dalam membangun infrastruktur air yaitu sistem irigasi yang nantinya bermanfaat untuk mengairi sawah di 21 Daerah Irigasi sekaligus meningkatkan indeks Pertanaman (IP). Keberhasilan ini tentunya sejalan dengan tujuan Pemerintah Indonesia dalam mendukung pertumbuhan infrastruktur air, ketahanan pangan dan meningkatkan keberlangsungan (sustainability), demi kesejahteraan petani dan masyarakat di Sulawesi Tengah.

Sementara itu, kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi III melalui PPK Irigasi dan Rawa II Bayu Dirgantara mengatakan, upaya ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan air dan pangan, terutama dalam menghadapi perubahan iklim dan peningkatan kebutuhan air irigasi pertanian.

Inpres Irigasi 2025 siap dukung ketahanan pangan di Sulawesi Tengah 

Bendungan bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga instrumen penting yang menopang produktivitas pertanian, keberlanjutan lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat desa. (WAN 01)